Hari penuh kesialan (i)


Rabu tanggal 30 bisa jadi salah satu hari paling sial buat saya di bulan Juli 2008. Apa pasal? Sejak pagi hingga tengah malam berbagai peristiwa yang tidak mengenakkan menghampiri. Karena banyaknya kesialan yang menimpa, mungkin ada baiknya saya urutkan kronologi sejak pagi dini hingga tengah malam dalam beberapa postingan.

00:30 Komputer kena virus.

Setelah bermain internet dan menyelesiakan beberapa kerjaan yang tertunda sejak jam 9 malam, saya memutuskan istirahat sejenak buat istirahat. Sekembalinya ke meja komputer, sepertinya masih berjalan normal. Tapi giliran mo ngecek email, browsing-browsing dll, mendadak komputer rsetart melulu berulang kali. Celakanya, beberapa file vital belum sempat saya simpan. Setelah bisa kembali normal, giliran akses internet down. Padaha saat itu sedang kondisi gawat darurat. Saya harus mengirim laporan lengkap buat klien di Eropa sebelum jam 01:30 malam itu juga. Mampus dah, saya cuma bisa berdoa semoga internet segera normal

02:00 Komputer makin ngaco

Setelah kutak katik beberapa saat, komputer bisa kembali normal termasuk akses internet. Tapi tidak bertahan lama. Beruntung semua file yang diperlukan sudah terkirim dengan sukses. Mendadak browser FireFox gagal beroperasi dan menyebabkan komputer dengan windows bajakan hang. Terpaksa harus di restart berulang kali. Kutak katik sebentar, berhasil diperbaiki, tapi tidak bertahan lama. Giliran masalah pada mouse dan keyboard yang tidak beroperasi. Setelah berjuang hingga jam 3 pagi, akhirnya nyerah karena mata sudah ngantuk luar biasa

03:00 Ganguan Kucing kawin

Setelah capek luar biasa, saya memutuskan tidur. Sialnya, saya tidak bisa tidur nyenyak karena di ganggu suara kucing tetangga yang mau kawin. Gila, pinter bener kucing sialan itu cari waktu yang tepat. Saat saya sedang berusaha memejamkan mata, kucing2 itu makin birah dan mengeluarkan suara2 yang gaduh bukan kepalang. Nampaknya si betina tidak rela di perkosa kucing jantan. 🙂

04:00 Mimpi Buruk

Mata mualai terlelap. Celakanya, saat tidur saya bermimpi dikejar-kejar perampok yang meminta tebusan aneh. Celana kolor atau nyawa!!!! Edan, mimpi memang seperti dunia lain yang tidak masuk akal. Dalam mimpi itu, saya menyerahkan celana kolor kepada perampok dan ditinggalkan dalam keadaan bugil di hutan. Dalam keadaan telanjang bulat, datanglah harimau purba yang memburu saya dengan penuh nafsu. Saya tidak sempat melarikan diri dan akhirnya diterkam harimau ganas tersebut yang bisa berbicara layaknya manusia. Akhirnya saya terjaga dalam keadaan ngos-ngosan dan tidak bisa tidur hingga selepas subuh

05:30

Baru bisa benar-benar tidur dengan pulas hingga jam 7:30 sebelum terbangun akibat gangguan bunyi telpon. “Jangan lupa Jam 8:30 di Cijantung”, begitu telpon dari teman saya. Mampus…!!! mana belum mandi, sarapan dll.

bersambung…

Advertisements

4 thoughts on “Hari penuh kesialan (i)

  1. Pingback: Hari penuh kesialan (ii) | Manusia Biasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s