Amrozi Cs dan Nasionalisme


Entah sebuah kesengajaan atau sebuah kebetulan eksekusi mati pelaku bom Bali I di laksanakan berdekatan dengan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2008. Tapi yang jelas, sudah 3 hari ini saya memperoleh pertanyaan dan pernyataan yang hampir mirip dari beberapa teman di Indonesia maupun yang di manca negara. Lebih dari 30 X saya harus membalas pertanyaan dan pernyataan seputar Amrozi Cs dari orang yang berbeda. Kebanyakan dari mereka menghujat dan mencaci tindakan Amrozi Cs, sementara hanya sebagian kecil yang menjadi simpatisannya.

Apa hubungannya Amrozi Cs dan Nasionalisme? Kalau pertanyaan itu ditujukan kepada saya jawabannya sangat jelas: tidak ada!!!!, atau no comment untuk mereka yang bersusah payah bertanya dalam Bahas Inggris. Tidak ada karena memang saya tidak mau perspekulasi dan berpolemik soal Amrozi Cs. No Comment untuk mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan susulan dalam Bahasa Inggris yang bisa membikin saya makin bingung.

Padamu PahlawanKira-kira satu setengah tahun yang lalu, saya berkenalan dengan John seorang pengusaha berkebangsaan Australia via YM (Yahoo Messenger). Ketika sesi perkenalan saya menyatakan diri sebagai orang Indonesia. Tiba-tiba saja John bertanya “Kamu muslim? seperti para pelaku bom di Bali?”

Saya tentu saja mengerti kemana arah pembicaraan ini. Akhirnya saya menjawab dengan sedikit emosi, dengan bahasa Inggris yang pas-pasan. “Ya saya seorang muslim, tidak ada hubungan dengan Amrozi yang kebetulan senegara dan seiman”. Sebelum dia melanjutkan kepertanyaan berikut, saya menambahkan, “Tidak semua orang INDONESIA dan MUSLIM seperti AMROZI”. Setelah perkenalan itu, saya banyak melakuakan kesepakatan bisnis dengannya. Minggu pagi, John tiba-tiba mengirim 3 pesan singkat berturut-turut ke HP saya tentang kegembiraan dia karena Amrozi Cs telah dieksekusi mati.

Pagi ini, tepatnya tanggal 10 November sekitar jam 11, saya membaca milis sem[b]arangan tempat para blogger kota Semarang berinteraksi. Salah satu topik terbaru adalah tentang hari pahlawan. Sekarang, jika ada yang bertanya kepada saya, apa yang bisa saya lakukan untuk menghormati para pahlawan, saya akan menjawab: Bekerja dengan benar dan beretika serta bangga sebagai orang Indonesia.

Ini tentu sangat berkaitan dengan rutinitas saya sebagai seorang freelancer di dunia internet yang tanpa batas. Dengan bekerja secara benar dan mengindahkan etika maka orang akan memberi respek yang besar. Penduduk dari segala penjuru duniapun akan memberikan apresiasi. “Ternyata orang Indonesia itu bekerja denga benar dan beretika”. Dengan cara demikianlah saya tidak malu untuk menjadi orang Indonesia. Indonesia tidak hanya mempunyai Amrozi, Imam Samudra dan Mukhlas. Indonesia bukan bangsa yang identik dengan aksi terorisme dan islam garis keras yang di khawatirkan oleh John diawal perkenalan.

Bendera IndonesiaDi dunia internet, bangsa Indonesia masuk daftar hitam yang harus diwaspadai. Dicap sebagai pembobol kartu kredit, spammer, dan atribut lain yang makin memperburuk citra bangsa Indonesia. Sangat disayangkan, citra bangsa dengan jumlah penduduk lebih dari 200juta dan punya potensi besar rusak karena aksi sekolompok kecil orang tak bertanggung jawab. Internet menjadi salah satu media paling efektif dan ampuh untuk bertukar informasi. Jadi, mari kita tegakkan martabat bangsa dan selalu bangga sebagai orang Indonesia.

Salam

Sofyan R

Advertisements

4 thoughts on “Amrozi Cs dan Nasionalisme

  1. mizan

    Kejelekan Indonesia dibesar-besarkan untuk mengaburkan potensi besar yang tersimpan.

    Indonesia itu bagai raksasa yang sedang tidur. Semua berusaha untuk tetap menjaganya tertidur.

    Dan sekarang saatnya raksasa itu bangun!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s