Whiplash (2014)


Kereenn…!!! Itulah satu kata yang bisa saya ucapkan seusai menonton film ini. Film ini benar-benar diluar expektasi. Semula saya membayangkan Whiplash tidak akan jauh beda dengan film School of Rock yang dibintangi oleh Jack Black beberapa tahun lalu. Nyatanya, film ini benar-benar sudah membuat saya terkejut sebelum genap 10 menit.

000036.2771.Whiplash_still1_JKSimmons_.JPG

Rasanya baru pertama kali ini saya menonton film yang fokus pada kisah para penabuh drum. Seorang drummer, dalam film dokumenter ataupun kehidupan nyata, sangat jarang mendapatkan porsi yang besar dalam kisah perjalanan sebuah grup band atau sekolah musik. Barangkali kita akan lebih mudah memperoleh beberapa film yang bercerita ttg seorang gitaris, pianis, pemain biola atau vokalis. Tapi kisah seorang drumer…??? Rasanya sangat minim.

Dari adengan pembukaannya, kita tahu Andrew Neyman (Miles Teller) seorang drummer muda yang gigih. Di dalam ruangan dan menyendiri dia asyik berlatih drum dan berhasil menarik perhatian konduktor ternama sekolah musik Shaffer, Terence Fletcher (J. K. Simmons). Dengan gaya yang eksentrik dan Fletcher akhirnya mengundang Neyman untuk bergabung dengan kelas Jazz yang dipimpinnya. Tetapi siapa sangka metode latihan yang diberikan Fletcher ternyata begitu keras, tidak hanya menghasilkan keringat namun juga darah dan air mata. Kita bisa merasakan betapa besar tekanan dan rasa tegang yang dialami anak didiknya setiap kali Fletcher hadir.

Sepintas, kisah dalam Whiplash mungkin terlihat simpel, seperti kebanyakan cerita-cerita inspiratif from zero to hero, tetapi jika diperhatikan lebih detail akan terlihat jelas kedalaman narasi yang dibangun. Layaknya drum, Whiplash itu rumit, enerjik dan penuh hentakan. Perpaduan ritme cepat-lambat, keras-pelan benar-benar terasa sepanjang cerita

Whiplash menjadi tontonan sederhana namun padat berisi. Chazelle berhasil membawa kisah sederhana menjadi tontonan yang intens, dan penuh kejutan yang mampu menyerang sisi psikologis dan emosi. Tontonan jadi makin menarik karena diimbangi dengan sinematografi yang keren. Sudut-sudut pengambilan gambar yang fokus sangat membantu dalam membangun suasana. Kita bisa merasakan ketegangan, rasa frustasi, kecepatan dan ketepatan hentakan dalam tiap adegan.

Di balik aspek teknis yang bagus, musikalitas yang luar biasa dan narasi yang menyegarkan, Whiplash punya kekuatan besar yang bersumber dari dua cast utamanya. Pemeran protagonis utama ada Miles Teller, tampil memesona dan mengejutkan. Teller berhasil memerankan karakter seorang drummer muda yang terobsesi menjadi besar dan tanpa pernah menyangka usaha menuju ke sana ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Setiap tabuhan drum dan simbal tampak sangat meyakinkan dan fantastis. Teller sukses mengajak penontonnya untuk bersimpati dengan Andrew, merasakan antusias dan kegigihannya namun juga rasa frustasinya.

Satu-satunya yang bisa menyaingi atau bahkan melebihi Teller hanya J. K. Simmons. Aktor senior inilah yang sukses mengaduk emosi disepanjang film berdurasi 107 menit. Karakter  Fletcher sebagai guru musik yang keras dan perfeksionis, namun di sisi lain ia adalah tokoh kharismatik. Setiap kata-kata makiannya terasa sangat tajam dan menyakitkan, bahkan mampu membuat anak didiknya menangis dan gemetaran karena rasa takut.

Andrew dan Fletcher memang dua karakter dengan pendekatan berbeda, namun keduanya masih disatukan oleh kecintaan pada musik. Andrew sebagai seorang pemuda yang gigih dan punya obsesi tinggi bertemu dengan Fletcher yang keras, perfeksionis sekaligus pandai meneror secara psikologis. Benturan dan perselisihan tak jarang muncul dari keduanya, tapi pada akhirnya keduanya bisa bersinergi.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s