Musisi Harus Melek Teknologi


Para pengamat sepakat bahwa industri musik dalam bentuk tradisional sedang sekarat. Pergeseran ke arah digital telah menyebabkan anjloknya penjualan CD kaset dan rekam-fisik dll (penjualan CD turun 9% pada tahun 2011). Dan sementara industri musik fisik meluncur menuruni lereng yang licin, sisi digital mengalami lonjakan akibat pergeseran kearah mobile. Penjualan musik digital meningkat sebesar 6.9% pada tahun 2014, mengangkat pendapatan digital menjadi $ 6.9 miliar

Bagi musisi, lonjakan penjualan secara digital bisa jadi angin segar. Untuk bersaing dalam industri yang kejam di mana hanya yang terbaik menemukan keberhasilan, musisi perlu mengambil keuntungan dari berbagai alat yang tersedia di pasar

Teknologi memungkinkan musisi untuk mempromosikan musik mereka dengan cara yang tidak bisa dilakukan sebelumnya. Internet telah memberikan kemampuan untuk menjangkau khalayak yang lebih luas dari segala penjuru dunia, tetapi juga membuat lebih mudah bagi konsumen untuk membeli semua genre musik dalam sekejap mata. Dengan format digital, keterbatasan fisik sebuah toko kaset tidak terjadi lagi. Musik telah menjadi lebih global dan lebih mudah diakses dengan teknologi.

Salah satu cara paling kuat dan paling mudah untuk menciptakan buzz online adalah melalui jaringan sosial: Facebook, Twitter, YouTube, dan lain-lain yang mudah digunakan, bebas, dan yang paling penting, mampu menjangkau ratusan juta penggemar pengguna potensial.

YouTube dapat digunakan untuk berbagi konten video, termasuk video musik, behind the scan, dan vlogs. Cara tercepat untuk dilihat di YouTube adalah dengan menerapkan viral marketing yang dengan cepat dapat dilihat oleh jutaan pengguna yang menonton lebih dari 3 miliar video per hari.

Musisi dapat menggunakan Facebook untuk membangun fanbase mereka dengan membuat halaman fans untuk membuat album foto, dan melihat demografi penggemar mereka.

Musisi dapat menggunakan Twitter untuk memberi update real time kepada follower mereka mengenai aktivitas, siaran musik, dan banyak lagi

Teknologi menjadi jembatan antara negara, dan bahkan lintas benua. Jika menengok ke masa lalu, musisi terhubung dengan fans mereka saat tur, acara talkshow dan acara lainnya. Tapi sekarang, musisi dapat terhubung dengan fans mereka melalui Internet dengan menggunakan gadget. Dan bukan hanya musisi yang dapat terhubung dengan fans; sesama penggemar pun dapat terhubung satu sama lain juga.

Dengan perangkat mobile, interaksi tidak lagi terbatas pada perangkat komputer desktop yang tidak praktis. Sekarang fans dapat menjadi bagian dari percakapan dimanapun dan kapanpun. Memiliki mobile apps sekarang sudah menjadi hal yang lumrah bagi para musisi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s