Tanpa Pemain Bintang, Italia Bisa Apa… ?


Sependek daya ingat saya, sejak Piala Dunia 1990 baru kali ini rasanya tim Italia kekurangan “bintang”. Hampir setiap turnamen, Italia menyertakan sosok bintang. Sebut saja Baresi, Roberto Baggio, Paolo Maldini, Francesco Totti, Del Pierro atau Andrea Pirlo pada masa lalu.

Dari sekian banyak pemain top yang ikut berlaga di Euro, nyaris tidak ada pemain top. Buffon dan De Rossi adalah dua bintang Italia yang tersisa dan sudah termakan usia. Mereka berdua yang tersisa dari tim Italia yang berhasil memenangi Piala Dunia 2006 lalu di Jerman.

Tidak heran banyak orang yang meragukan sejauh mana Italia akan mengakhiri turnamen sepak bola paling megah di Eropa tahun ini. Jika tolok ukur tim sepak bola adalah label bintang dan harga pemain, jelas tim Italia jauh di bawah Inggris, Belgia, Jerman atau Spanyol. Mereka juga tidak masuk dalam tim unggulan utama kali ini. Kalah bersaing dengan Belgia yang berisi pemain muda dan potensial.

Jujur saja kalau diminta menilai tim berdasarkan kemampuan individu, Italia jelas tidak punya skor mentereng. Mereka tidak lebih baik dari Kroasia, Ceko atau Wales. Tim seperti Jerman dan Spanyol mungkin layak mendapat skor 8.5 – 9, Inggris dan Belgia 8. Sementara Italia cukup pas dengan skor 7

Meskipun tidak mempunyai banyak bintang seperti tim lain, Italia tetaplah tim yang patut diwaspadai. Ketiadaan pemain bintang jelas menurunkan pamor Itali. Tapi Itali punya banyak pengalaman berlaga di kompetisi besar seperti Piala Dunia dan Piala Eropa. Empat gelar juara dunia adalah bukti bahwa mereka bukan tim yang bisa diremehkan

Italia memang tidak bisa membanggakan nama besar seperti CR7, Rooney, Iniesta, Mueler, Hazard atau Ibrahimovic. Namun, Italia memiliki keunggulan daripada tim lain, yaitu kesatuan.

Di tim lain, ada kesenjangan besar di antara sosok bintang dan pelapisnya. Di Italia, ada keseimbangan di antara pemain inti dan penghuni bangku cadangan. Hal ini tercermin dari rotasi dalam dua pertandingan pertama Italia. Hanya empat pemain non-kiper yang belum diturunkan Conte.

Hasilnya pun memuaskan. Mereka mengunci satu tempat di babak 16-besar sebagai juara Grup E setelah memborong tripoin dalam dua partai awal.

Italia memang tidak mempunyai banyak bintang, tapi justru itulah yang membuat Italia jadi berbahaya. Meski diremehkan, mereka tetap mematikan.

 

FORZA ITALIA…!!!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s