PT Sido Muncul Gandeng Kampus Kembangkan Tanaman Obat


Kamis 30 Maret 2017 lalu, saya mendapatkan kesempatan kembali berkunjung ke pabrik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk di Klepu, Kabupaten Semarang. Ini adalah kunjungan kedua saya ke pabrik jamu terbesar di Indonesia.

Irwan-UMJ

Irwan Hidayat, Direktur PT Sido Muncul

Saya berangkat ke lokasi pabrik Sido Muncul pukul sekitar pukul 9:00 dari Universitas Semarang bersama Gita dan Yudi. Keduanya adalah teman saya di komunitas loenpia.net. Kami sengaja berangkat lebih pagi agar tidak terjebak macet di daerah Ungaran. Setelah 45 menit perjalanan, akhirnya kami tiba di lokasi pabrik. Setelah mendapat ijin dari petugas pabrik, kami dipersilakan menuju ruangan yang sudah disediakan

Kunjungan Pabrik

Setelah menunggu beberapa waktu, kami bertemu beberapa jurnalis dari berbagai media turut serta dalam acara hari itu. Selain jurnalis juga ada rombongan dari Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang berjumlah kurang lebih 25 orang. Setelah acara sambutan dari Sido Muncul, rombongan kami diajak berkeliling area pabrik menyaksikan proses produksi di Sido Muncul.

sidomuncul-pack

Proses Pengepakan Produk di Sido Muncul

Area pertama yang kami kunjungi adalah di SHI (Semarang Herbal Indoplant).SHI merupakan anak perusahaan Sido Muncul yang mengolah bahan-bahan mentah jamu menjadi ekstrak sebelum di proses menjadi produk jadi. Di sini, kami dipandu oleh Bapak Faisal yang menjelaskan proses ekstraksi dan standar mutu yang diterapkan di SHI

Area kedua yang kami kunjungi adalah bagian Research & Development (RD). Bagian ini merupakan salah satu bagian vital yang menopang bisnis Sido Muncul. Semua kegiatan yang berhubungan dengan penelitian dan pengembangan produk dilakukan di sini. Mulai dari penelitian tumbuhan, uji bakteri, uji kimia dll dilakukan di area ini. Menariknya, yang menjadi guide di area R&D adalah Pak Irwan Hidayat, Direktur Sido Muncul. Kami mendapatkan info lengkap apa saja yang dilakukan diarea ini.

Riset Sido Muncul2

Aktivitas di Lab PT Sido Muncul

Selain penelitian, area ini juga dilengkapi perpustakaan dan fasilitas penyimpanan data resep jamu terbesar dan terlengkap di Indonesia yang di miliki Sido Muncul. Ribuan resep jamu dan obat tradisional bisa ditemukan di sini. Baik yang telah diproduksi maupun yang sedang dalam tahap pengembangan. Saya menganggap bagian ini merupakan elemen terpenting yang dimiliki oleh Sido Muncul. Semacam harta karun yang tak ternilai harganya, bukan hanya bagi Sido Muncul, tapi juga bangsa Indonesia.

Setelah berkeliling mengunjungi area pabrik, rombongan diarahkan menuju area Agro Wisata untuk istirahat, dan makan siang sebelum dilanjutkan ke acara puncak, yaitu penandatanganan MoU Nota Kesepahaman antara Sido Muncul dengan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

rombongan UMJ

Rombongan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ saat berkunjung ke Sido Muncul

Kerjasama dengan Institusi Pendidikan

Sido Muncul dalam mengembangkan industrinya aktif bekerjasama dengan kalangan perguruan tinggi untuk mengembangkan penelitian tentang tanaman-tanaman yang berkhasiat untuk pengobatan herbal

“Kami sepakat melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk meneliti penggunaan bahan-bahan alami di Indonesia yang bermanfaat bagi kesehatan,” kata Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat

Hal tersebut diungkapkan usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) terkait pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Irwan-UMJ

Menurut Irwan, selama ini dunia kedokteran belum terlalu mengenal dan menggunakan obat-obatan herbal, padahal penggunaan tanaman herbal untuk pengobatan di masyarakat Indonesia sudah diwariskan sejak nenek moyang.

“Makanya, kami ajak kerja sama fakultas-fakultas kedokteran, termasuk UMJ ini agar mereka mengenal dan mengerti tentang jamu yang merupakan pengobatan herbal. Ya, sembari belajar tentang budi daya dan pemasarannya,” katanya.

Sampai saat ini, Sido Muncul telah menggandeng sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dan Universitas Maranatha Bandung, dan kali ini dengan UMJ.

“Bentuk-bentuk kerja samanya, hampir mirip. Namun, semakin banyak fakultas-fakultas kedokteran yang menghasilkan dokter mengerti tentang pengobatan herbal kan semakin baik,” kata cucu pendiri Sido Muncul ini.

dr Slamet UMJ

dr. Slamet Sudi Santoso, Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ dr. Slamet Sudi Santoso mengakui Indonesia memiliki kekayaan alam berupa tanaman-tanaman herbal yang semestinya terus digali dan dikembangkan lewat riset.

Ia mencontohkan banyaknya tanaman obat yang dikembangkan di daerah Tawangmangu, Karanganyar, Jateng, dan selama ini Sido Muncul telah berupaya mengembangkannya lewat produk-produk yang dipasarakannya, terutama jamu.

Herbal medicine sudah harus dilihat tak hanya dari satu sisi mata, namun kedua mata. Bagaimana pengobatan herbal yang menjadi warisan budaya bangsa sudah semestinya dikuasai betul oleh bangsa sendiri

Direktur Sido Muncul

Irwan Hidayat dan Clemente, mahasiswa asal Perancis yang meneliti jamu

Adapun bentuk kerja sama antara Sido Muncul dan UMJ diantaranya melalui pengiriman mahasiswa untuk meneliti, praktik kerja lapangan, termasuk pula mahasiswa dari Fakultas Pertanian UMJ yang bisa belajar mengenai pembudidayaannya.

Advertisements

2 thoughts on “PT Sido Muncul Gandeng Kampus Kembangkan Tanaman Obat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s