6 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berlibur di Dieng

dieng-plateau-800x480Dataran Tinggi Dieng merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat populer di Pulau Jawa. Tiap musim liburan Dieng selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun manca negara.

Obyek wisata di Dieng termasuk sangat lengkap. Wisatawan bisa menikmati keindahan alam seperti pegunungan, danua ataupun situs-situs peninggalan sejarah yang berusia lebih dari seribu tahun. Beberapa obyek wisata unggulan misalnya, Telaga Warna, Telaga Menjer, Komplek Candi Arjuna yang diduga sebagai komplek candi tertua di Pulau Jawa, hingga berburu sunrise di puncak Sikunir.  Continue reading

Advertisements

Menikmati Nasi Gandul Pati Pak Subur

Nasi gandul adalah kuliner khas daerah Pati, sebuah kota kecil di pesisir utara Jawa yang berjarak kurang lebih 70 Km ke arah timur dari Kota Semarang. Keunikan nama, rasa dan cara penyajiannya membuat kuliner ini cukup dikenal diberbagai daerah. Jika Anda sedang liburan di Semarang, tak perlu jauh-jauh ke Pati untuk menikmati makanan ini. Cukup datang ke warung nasi gandul Pak Subur di Jl Ahmad Dahlan

Nasi-gandul-PakSubur

Continue reading

Pesan Penting dari Rawa Pening

Bagi warga Semarang dan sekitarnya, Rawa Pening dan enceng gondok adalah dua hal yang nyaris tak bisa dipisahkan. Rawa Pening adalah telaga alam yang memiliki luas kurang lebih 2.700 hektar. Namun sayangnya, sekitar 80% permukaan telaga alam ini ditumbuhi oleh enceng gondok yang membawa pengaruh sangat buruk bagi lingkungan.

Potensi dan masalah

Potensi dan masalah di Rawapening menjadi satu

Continue reading

Perjalanan Manusia dan 8 Ajaran Kemuliaan Budha di Candi Borobudur

Tak banyak pemeluk agama Budha di Indonesia. Sensus Badan Pusat Statistik menyebut 1.703.254 pemeluk agama Budha pada tahun 2010. Kurang dari 1% dari jumlah penduduk Indonesia di tahun itu. Uniknya, negara ini memiliki warisan berupa candi Budha terbesar di dunia, Candi Borobudur.

Terletak di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Candi Borobudur memiliki luas bangunan 2.500 meter persegi. Bukan hanya besar bentuknya secara fisik, namun Candi Borobudur juga menyimpan kebesaran ajaran Budha melalui simbol-simbol pada relief, arca dan stupanya. Duniapun mengakui kebesaran Candi Borobudur, sehingga UNESCO – Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) – menetapkan candi Budha tersebut sebagai warisan budaya dunia, pada tahun 1991.

IMG_8075

Salah satu pertunjukan di Borobudur International Festival. Foto : Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah

Continue reading

Jarang Ngeblog Rapopo, Penting Hapal Pancasila

Screenshot_1

Meski Pancasila hanya terdiri dari lima kata, tapi tidak mudah untuk memahaminya secara utuh. Apalagi harus menuliskannya dalam tulisan blog dalam waktu yang singkat seperti #fllashblogging. Begitulah kira-kira yang saya pikirkan setelah mendengar uraian Dr Heri Santoso, kepala Pusat Studi Pancasila UGM yang menjadi pemateri pertama acara Flash Blogging yang diadakan oleh Kemeterian Komunikasi dan Informasi di Semarang.

Continue reading

Pesta Keboen dan Romantisme Tempo Doeloe

Beberapa hari lalu saya berkunjung ke Pesta Keboen, salah satu tempat makan bernuansa jadul di Semarang yang berlokasi di Jl Veteran 29. Kurang lebih 1 km kearah selatan dari Simpang Lima. Bukan hanya dari bangunan, tapi juga menu makanan, pernak-pernik dan desain interiornya mencerminkan nuansa tempo dulu yang kental

Kebetulan waktu itu saya bisa bertemu langsung dengan Pak Dede HP, pemilik Pesta Keboen. Kami berbicang cukup lama di teras belakang. Kesempatan ini tentu saja tidak saya sia-siakan untuk memperoleh berbagai informasi menarik seputar Pesta Keboen dari si pemiliknya. Continue reading

PT Sido Muncul Gandeng Kampus Kembangkan Tanaman Obat

Kamis 30 Maret 2017 lalu, saya mendapatkan kesempatan kembali berkunjung ke pabrik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk di Klepu, Kabupaten Semarang. Ini adalah kunjungan kedua saya ke pabrik jamu terbesar di Indonesia.

Irwan-UMJ

Irwan Hidayat, Direktur PT Sido Muncul

Saya berangkat ke lokasi pabrik Sido Muncul pukul sekitar pukul 9:00 dari Universitas Semarang bersama Gita dan Yudi. Keduanya adalah teman saya di komunitas loenpia.net. Kami sengaja berangkat lebih pagi agar tidak terjebak macet di daerah Ungaran. Setelah 45 menit perjalanan, akhirnya kami tiba di lokasi pabrik. Setelah mendapat ijin dari petugas pabrik, kami dipersilakan menuju ruangan yang sudah disediakan Continue reading